Minggu, 28 April 2013

Ketika Jantung Bergejolak...The Winner is...



next destination
Entah kenapa saya nggak punya passion untuk mengikuti segala macam yang namanya lomba yang berbau tulis menulis. Meskipun aktivitasku selama ini nggak jauh dari urusan ketak ketik

Meski begitu aku pernah ikut lomba tapi  bisa dihitung dengan lima jari. Kalau nggak salah ingat  hanya dua kali. Yang pertama lomba karya jurnalistik Indonesia Radio Award pertama yang diadakan tahun 2009 lalu. Pemenangnya temen baikku sendiri, satu pelatihan dan satu tim mentor. Sedangkan liputan investigasiku tentang limbah batik cuman nongol jadi finalis, hehee.

Yang kedua lomba karya jurnalistik yang diselenggarakan UNDP 2009  tema Keadilan dan HAM. Dan lagi-lagi belum berbuah manis dengan kemenangan. Dan cuman disebut-sebut sebagai salah satu finalis. Pemenangnya ya teman di radio jaringan di Jakarta.


Kuanggap aja untuk memenangkan sebuah kompetisi itu nggak mudah. Apalagi kompetisi yang kupilih bukan sembarang ajang perlombaan. Tema yang berbobot dan nggak banyak dilirik itu menjadi problem sendiri

Tiap tahun lomba karya jurnalistik untuk jurnalis emang bertaburan dimana-mana. Tapi nggak nggak tertarik. Bisa jadi nggak pede kalau nggak menang ya..hahaa

Nah..era sosial media sekarang ini emang gila-gilaan. Maksudnya gila-gilaan info lomba. Dari yang cuman review buku dan produk atau bikin tulisan resep makanan, lomba cerpen dan novel hingga karya jurnalistik yang bikin otak terperas.

Sampai suatu ketika lihat linimassa dive mag yang ku follow. Itu akun twitter majalah diving punya Riyani Djangkaru dan Nadine Candrawinata (dua sosok ini udah nggak perlu kujelasin lagi ye..hampir semua orang Indonesia juga tahu siapa doski...hihii)

Waktu itu dive mag ngetwit lomba kompetisi #diveblog. Iseng aja baca en ngikutin TL nya..eh ternyata lomba nulis yang temanya ajib gile...kenapa aku bilang gitu . ya, wajar aja coz ini kan majalah yang segmented banget. Makanya kalau bikin lomba nulis ya jelas-jelas sesuai dengan misi en visi mereka. Dan yang pasti segmented juga..ciiah

Nggak main-main emang. Dive mag waktu itu nawarin buat siapa aja tuk kirim tulisan di blog. Tema laut tetep jadi tema utama. Ada lima kategori en boleh kirim lebih dari satu tulisan untuk masing-masing kategori. Tema waktu itu tentang : Save Shark, Wreck Dive, Coral Reef, Coastal Life, Sea Endemic Species.

Bayangin kategori itu aja nafas mungkin udah ngos-ngosan. Paling nggak untuk modal bercerita harus udah pernah ngadepin yang namanya hiu, terumbu karang utawa spesies unik entah apa namanya yang hidup di lautan.

Tapi, ngomongin spesies unik yang satu itu aku jadi ingat kalau tahun 2009 lalu pernah diajak WWF untuk ikut menyaksikan proses monitoring Penyu Belimbing di Papua...

Ihiiiir...kayaknya rugi banget deh kalau aku nggak share pengalamanku waktu itu. Pengalaman yang seru, gila en nggak bakalan kulupakan.

Nah, niat mengirim tulisan pengalaman tentang penyu yang jadi salah satu spesies endemik di laut yang hampir punah itu makin menggebu. Tapi dasar e dasar...aku tipikal orang yang malas untuk menjaga passion. Keinginan mengirim tulisan menggebu justru di hari terakhir. Dan hasilnya malam itu aku susah payah berantem dengan koneksi internet yang super duper lemot..*katanya paket unlimited n kubeli dengan harga jauh lebih mahal ketimbang punya sebelah*
Aku cuman berpikir waktu itu usaha kirim aja hingga last minute..kalau nggak ke apload ya nasiib. Berarti tidak berjodoh...hiiii

Dan 15 menit menjelang closed akhirnya link tulisan pengalamanku sukses terkirim..beberapa menit kemudian kudapati email konfirmasi lewat surat elektronik di emailku. Yuhuiiii...berhasil dan menunggu hasilnya...eeeaaa

Entah berapa lama kompetisi #diveblog itu kulupakan hingga suatu sore nongol email pemberitahuan kalau aku jadi salah satu finalis....”Whaaaat??!! Asyiiik..eh, tapi jangan senang dulu ya, hahaa...”
Dan mereka meminta agar aku mengirimkan foto-foto yang ada di blog dengan kapasitas yang lebih besar. Dua hari masih ku cuekin karena kesibukan *dedlen* hingga kemudian panitia meneleponku..hiiii *nakal*

Aku kirim deh foto-foto itu. Tapi ternyata....
Beberapa hari kemudian aku terima sms pemberitahuan kalau foto itu belum sampai ke email mereka...*wedeeew..gimana bisa
Ku coba kirim kembali tapi mental..dan itu terjadi hingga beberapa kali
Hiingga untuk ketiga kalinya aku meminta alamat email yang lain dengan harapan nggak bakalan mental lagi. Bisa jadi karena kapasitas email mereka yang terbatas. Ini pernah kualami ketika aku ingin mengirim foto ke email teman di WWF
Yap, lima alamat email kuterima..dan kukirim foto ke lima email itu
Hingga akhirnya...sukses...huuuufft

Oh ya, aku sempat bertanya pada panitia yang meneleponku kapan pengumuman lomba *karena penasaran*. Ternyata jawabannya nggak memuaskan karena emang senagja nggak diberi tahu. Wah..kalau kayak gini jelas-jelas bikin jantung kejat kejut..hahaa

Beberapa hari kemudian pesan dari mbak wening nongol. Bunyinya sih minta ijin untuk mengedit tulisanku. Kalau nanti menang kan tulisanku bakalan nongol di dive mag yang super keren itu...wiiih jelas aja kuijinkan dengan sangat, hehe. Asal tidak mengubah substansi tulisan *tetep deh*

Kegirangan en rasa pede bakalan menang itu pun semakin menjadi-jadi ketika mbak Wening mengirim pesan dan meminta foto diriku...weeew. foto? Apa itu artinya tampangku bisa narsis juga nongol di majalah keren itu.
Pasti dong dengan semangat 45 aku kirim beberapa fotoku yang wagu itu...*loh kok beberapa. Jujur aja aku nggak bisa pilih foto-fotoku yang keren itu. Jadi biarin aja panitia yang aku kerjain untuk milih fotonya...hahaaa. Alhasil 5 foto wagu itu kukirim dengan sukses.
Tapi jujur aja aku masih penasaran banget kapan nih pengumuman pemennag bakalan diumumin...

Cara cari tahu lewat panitia jelas-jelas nggak mungkin dunk..jadi jalan satu-satunya ya kepo en stalking linimassa teteh Riyani en Dive Mag...Dan nggak rugi karena si teteh ini emang doyan ngetwit. Doski berkicau kalau bentar lagi ada event gede super keren di JCC. Yap event buat penggila olahraga ekstrem n petualangan. Deep n Extreme Exibition. Nah akhirnya nemu tuh waktu pengumuman kompetisi #diveblog

Rasa penasaranku semakin terobati ketika nongol surat elektronik lagi yang isinya..Dear finalist...eeaaaa *intinya aku sebagai finalis diundang untuk awarding kompetisi #diveblog di JCC
Dan ndilalah...hari sabtu itu aku emang ada urusan ke Jakarta. Nah, emang selalu ada yang mengatur ya..hiii. Makanya sekalian deh. Sekali dayung dua pulau terlampaui. Sekalian beresin urusan di Jakarta..sekalian datang ke acara awarding. Sambil ngarep bakalan menang...hahaaa
Jujur waktu itu aku tetap antara yakin en nggak yakin bakalan menang. Yakin karena panitia udah meminta ubo rampe dariku. Tapi nggak yakin menang karena..nggak pede kali yaaa....

Sabtu siang aku datang ke JCC. Awardingnya pukul 14.00 Wib. Tapi sebelumnya muter-muter di pameran yang keren banget. Dan takjub. Jujur aja ini pameran dengan perputaran uang milyaran. Bisnis yang menggiurkan. Gimana nggak di sana puluhan booth menawarkan dive gear lengkap dengan pemilik bule-bule. Banyak booth ku lihat diisi bule-bule yang jualan produk yang harganya bikin mata orang awam membelalak. Tapi bikin pencinta diving berjingkrak..
Nggak hanya itu, paket trip diving pun tersedia berbagai macam. Sebagian besar wilayah Indonesia Timur menjadi paket surga yang ditawarkan. Ada raja Ampat, Piainemo, Wayag, Morotai, Lombok.
Deep n Extreme Exhibition @JCC Senayan
 Eh, kok jadi berkhayal yang nggak-nggak sih..udah ah. Daripada pusing mikirin barang mahal aku langsung ngacir ke main stage karena Riyani en Nadine udah nongol di sana untuk kampanye #Save Shark en ngumumin siapa yang bakalan jadi pemenang #diveblog.
Tempat duduk penuh en banyak orang berdiri penuh sesak. Ak berhimpit dengan pengunjung lain yang fokus melihat keduanya beraksi.
Dan...kenapa jantungku berdetak dengan kencaaaaang...alamak. yap, karena ini saatnya mereka ngumumin siapa yang bakalan jadi pemenang.
Coool..coool...begitu otakku memerintahkan jantung untuk nggak berontak ketika mendengar mereka membacakan pengumuman.
Pertama..pemenang untuk kategori Coastal life...dan pemenangnya adalah ...
Kedua..pemenang untuk kategori sea endemic spesies pun disebut...dan pemenangnya adalah...*perasaan ada yang nyebut namaku ya....ciiiiaah...*

Finally, aku pun maju ke main stage tempat Riyani n Nadin berdiri..widiiih, udah ketahuan menang tapi jantung ini masih terus bergejolak enggan berhenti..*naroak banget nih yaa*
Yap, tentu aja aku happy banget waktu Riyani panggil namaku en memintaku naik stage. Plus memberikan mic en mempersilakan aku persentasi tulisanku beberapa menit.


Semua nama pemenang disebut en hadiahnya..aiih sampai lupa nih hadiahnya. Selain piala kaca en tulisan dimuat di Dive Mag edisi spesial *ini edisi ultah yang ke-3*. Aku pulang bawa bag pack, masker n snorkel. Dan yang paling seru diumumin ke semua audien kalau semua pemenang untuk lima kategori ini bakalan daper dive gear *wooooow..padahal tadi baru muter ke pameran lihat-lihat prize dive gear yang selangit itu. Dulu ak pernah bikin tulisan tentang diving en si narsum curcol kalau kisaran harga Rp 7 jutaan*.
Eeiih...masih ada satu lagi yang bakalan bikin aku jingkrak-jingkrak en orang yang dengar jadi pada ngiri. Yup, hadiahnya workshop penulisan en fotografi di Raja Ampat...you hear that? Raja Ampat....*gubraak..jangan sampai pingsan dong ih..malu*

 Ini artinya aku bakalan ke Papua lagi..*mau ketiga en free akomodasi semua..gila..hihiii*
Tapi, masih juga ada yang nanya : ”Dapat duit nggak?” Wedeeh...coba deh hadiah itu di kurs kan dengan rupiah..berapa tuh coba.

Hayooo..dihitung..dihitung...yang jelas pasti angka itu gedeeeee banget!!!

Aku pernah baca kalau ke Raja Ampat dengan biaya minimalis paling nggak harus bawa duit Rp 10 juta...
Nah, kalau plesiran kayak aku nanti...coba dihitung..dihitung...hahaaaa

Yang jelas..aku nggak bayangin berapa duit nilainya. Yang pasti aku udah bikin banyak orang iri....

Semua orang mungkin bermimpi pengin ke Raja Ampat. Jadi sapa sih yang nggak mau ke Raja Ampat..Last Paradise on Earth!!!

Dan aku akan ke sana....ihiiiiir!!!
Naah..kan aku nongol di koran juga

Tidak ada komentar:

Posting Komentar